Langkah – langkah yang harus dilakukan sewaktu menginstal jomla adalah :

  1. Pertama kita harus menginstal wamp server pada PC. Setelah wamp server terinstal berarti kita telah melakukan instalasi PHP, Mysql dan Apache sekaligus, yang mana kesemuanya itu merupakan prasyarat utama sebelum melakukan instalasi joomla.
  2. Langkah selanjutnya kita harus mengekstrak joomla yang akan kita gunakan. Hasil ekstrak ini harus dimasukan ke dalam sebuah folder. Untuk nama folder bisa kita tentukan sesuai keinginan kita. Tapi kita harus meletakkan folder hasil ekstrak ini kedalam folder wamp yang terbentuk saat instalasi tadi. Misal : jika dalam kondisi default maka folder wamp tersebut akan berada pada partisi C. Jadi dalam partisi C pasti akan terbentuk sebuah folder yang namanya wamp. Silahkan masukkan folder joomla yang telah di ekstrak ke dalam  folder www yang terdapat dalam folder wamp. Atau lebih mudahnya ketik Address : c:\wamp\www\ di dalam explorer.
  3. Selanjutnya aktifkan wamp server. Caranya dengan mengklik star > program > wampserver > wampserver. Setelah aktif maka akan tampil sebuah icon pada quicklaunch seperti gambar berikut

Mo bikin Program HP!? J2ME WTK Aja….!

Untuk membuat aplikasi mobile dengan menggunakan netbean.6 memang mengasyikkan! Alasanya kita jadi terbantu dengan kemampuan kompiler yang mampu mendeteksi kesalahan Kita sewaktu pembuatan program! Tapi masalahnya penggunaan netbean.6 ini, tidak bisa di instal di sembarang komputer, karena spesifikasi yang harus dipenuhi saat kita menginstal Aplikasi ini cukup tinggi. Untuk menginstal aplikasi Netbean.6 ini paling tidak kita butuh RAM 512 mb, ini pun bahkan berjalan lambat.

Tapi jangan cemas! Semua ada jalan keluarnya! Mari, kita beralih menggunakan J2ME Wirelles Toolkit! Penggunaan J2ME Wirelles Toolkit ini memang agak rumit di banding Netbean.6 tapi Program ini tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi sebagaimana halnya Netbean.6. Sesuai namanya program ini cuma berfungsi untuk mengkompile program yang kita buat untuk HandPhone. Beda dengan netbean.6 yang memiliki fitur2 dengan berbagai keperluan seperti program Web, Mobile dsb!
Sekarang mari kita coba! Dibawah ini adalah source Code program yang berfungsi untuk menampilkan gambar pada layar ponsel anda!

Jika kita menggunakan J2ME WTK kita terlebih dahulu harus membuat source code programnya kedalam sebuah notepad kemudian simpanlah dengan nama yang di sesuaikan dengan nama MIDlet Source Kode tersebut. Pada contoh dibawah ini kita memberi nama Midletnya dengan HelloCanvasMIDlet.java. Setelah source berhasil dibuat kita harus menyimpan source tersebut dalam folder src. Jika kita menggunakan Netbean.6 biasanya folder src di tempatkan di dalam folder netbeanproject yang terdapat di mydocument. tapi bila kita membuat program denganmenggunakan J2ME WTK maka kita harus menyimpan source Kode program dalam Folder c:\WTK22\apps\(Nama_Project)\src. Dan jangan lupa kita harus menyimpanya dengan extensi.java! Kemudian 1 lagi yang perlu kita perhatikan adalah pada saat pembuatan project baru dalam J2ME WTK jangan sampai lupa menyesuaikan nama Midletnya dengan nama midlet yang telah atau akan kita buat! Karena kalau beda satu huruf saja program anda tidak akan di kompile oleh J2ME tersebut!


import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
public class <span style=”font-weight:bold;”>HelloCanvasMIDlet</span> extends MIDlet {
private Display display;
HelloCanvas canvas;
Command exitCommand = new Command(“Exit”, Command.EXIT, 0);
public void startApp() {
if (display == null){
{canvas = new HelloCanvas(this, “Hello, world!”);
display = Display.getDisplay(this);
}
display.setCurrent(canvas);
}
public void pauseApp() {
}
public void destroyApp(boolean unconditional) {
}
protected void Quit(){
destroyApp(true);
notifyDestroyed();
}
}
}
class HelloCanvas extends Canvas implements CommandListener {
private Command exitCommand = new Command(“Exit”, Command.EXIT, 0);
private HelloCanvasMIDlet midlet;
private String text;
public HelloCanvas(HelloCanvasMIDlet midlet, String text) {
this.midlet = midlet;
this.text = text;
addCommand(exitCommand);
setCommandListener(this);
}
protected void paint(Graphics g) {
// membersihkan layar dengan mengisi semua layar dengan warna putih
g.setColor(225, 225, 255 );
g.fillRect(0, 0, getWidth(), getHeight());
try {
Image image = Image.crtImage(“/maix3.png”);g.drawImage(image, 40, 40, Graphics.LEFT | Graphics.TOP);
} catch (Exception e){}
g.setColor(0, 0, 255);
g.drawString(“RAHMAD SYAH MULYA”,
120, 190 +font.getHeight(),
Graphics.BOTTOM | Graphics.HCENTER);
g.drawString(“06110135″,
120, 200 +font.getHeight(),
Graphics.RIGHT | Graphics.HCENTER);
}
public void commandAction(Command c, Displayable d) {
if (c == exitCommand){
midlet.Quit();
}
}
}